Simulasi dan Pemodelan
Simulasi adalah peniruan operasi, menurut waktu, sebuah proses atau sistem dunia nyata. Simulasi ini dapat dilakukan manual maupun dengan bantuan komputer. Kemudian terdapat langkah real dalam simulasi, yaitu mengembangkan sebuah model, biasanya dengan menggunakan komputer untuk mengestimasi karakteristik yang diharapkan dari model tersebut.
Model yaitu suatu representasi sederhana dari sebuah sistem atau proses ataupun teori, bukan sistem itu sendiri. Untuk sebuah model yang akan digunakan, seluruh sifat-sifat relevantnya harus ditetapkan dalam suatu cara yang praktis, dinyatakan dalam suatu set deskripsi terbatas yang masuk akal.
Validasi Model
- Sebuah model harus divalidasi.
- Setelah divalidasi, sebuah model dapat digunakan untuk menyelidiki danm memprediksi perilkau-perilaku (sifat) sistem, atau menjawab "what if questions" untuk mempertajam pemahaman, pelatihan, prediksi dan evaluasi alternatif.
Pembangunan Model
Proses literatif yang mengandung tiga langkah utama:
- Observasi sistem real dan interaksi komponen dan pengumpulan data.
- Konstruksi model konseptual.
- Penerjemah model operasional ke bentuk yang dikenal oleh komputer.
Model yang akan dipelajari selankutnya adalah diskrit, dinamik, dan stokastik dan disebut model simulasi (sistem) peristiwa diskrit (discreteevent).
Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah, sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar